
Belajar Membuat Roti di Pabrik Sari Roti, Medan
Pada tanggal 17 hingga 20 Mei 2024, siswa kelas IX melaksanakan field trip ke Medan, salah satu agenda utamanya adalah kunjungan edukatif ke Pabrik Sari Roti. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan siswa dan memberikan pemahaman langsung mengenai proses produksi roti. Setibanya di lokasi, siswa menerima pengarahan terkait aturan yang berlaku di area pabrik, termasuk larangan mengambil foto di zona produksi. Setelah itu, mereka diarahkan menuju ruang pertemuan untuk berkenalan dengan staf manajemen dan mendapatkan penjelasan awal sebelum dibagi menjadi dua kelompok untuk mengikuti tur pabrik.

Proses pembuatan roti dimulai dari tahap pencampuran bahan menggunakan mesin mixer—ukuran besar untuk roti tawar dan ukuran sedang untuk roti manis. Adonan kemudian dipotong menggunakan mesin divider, dibulatkan oleh mesin rounder, lalu difermentasi. Roti manis akan diisi selai sebelum dipanggang. Setelah proses pemanggangan, roti melewati tiga tahap pendinginan melalui cooling tower, masing-masing berlangsung selama 45 menit. Untuk roti tawar, adonan dipotong terlebih dahulu sebelum dikemas. Proses akhir meliputi pendeteksian logam menggunakan metal detector, penimbangan otomatis (check weigher), dan penyimpanan di gudang barang jadi sebelum didistribusikan.

Usai tur, para siswa kembali ke ruang pertemuan untuk menonton video edukatif dan mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai sistem keamanan produk. Sari Roti menjaga kualitas produknya melalui pengawasan mutu (Quality Control), pencantuman kode produksi dan tanggal kedaluwarsa, serta penggunaan metal detector dan alat penutup khusus kwik lok pada kemasan roti tawar.

Produk yang mendekati masa kedaluwarsa tidak lagi dipasarkan dan akan dikembalikan ke pabrik. Roti tersebut kemudian dijual kepada peternak atau pedagang roti goreng dengan syarat dalam bentuk tanpa label (unbranded).
Penulis: Annisa, (Siswi SMA Kelas IX Giza)



