
Refleksi Bersama : Pulih dan Peduli Pasca Banjir
Pada Jumat, 5 Desember 2025, siswa SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe mengikuti kegiatan bertajuk “Refleksi Bersama: Pulih dan Peduli Pasca Banjir” yang dilaksanakan di selasar sekolah. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons atas peristiwa banjir yang terjadi sebelumnya dan bertujuan mengajak siswa memahami dampak bencana dari sisi kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap siswa mampu menumbuhkan empati serta ketangguhan diri dalam menghadapi situasi sulit.
Dalam sesi refleksi tersebut, siswa diajak untuk mendalami makna empati dan kepedulian sosial melalui diskusi, perenungan, serta berbagi pandangan tentang pengalaman dan perasaan mereka. Meskipun tidak semua siswa terdampak secara langsung oleh banjir, kegiatan ini membantu mereka memahami keterkaitan antara musibah dengan nilai agama, nilai sosial, serta pentingnya menjaga lingkungan agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

Selain berdiskusi, siswa juga diminta menuliskan untaian kalimat afirmasi positif sebagai bentuk penguatan diri dan dukungan kepada sesama. Afirmasi ini menjadi sarana bagi siswa untuk menegaskan bahwa setiap individu memiliki kemampuan untuk pulih, bangkit, dan tetap kuat menghadapi ujian kehidupan, termasuk bencana alam yang meninggalkan dampak fisik maupun emosional.
Melalui kegiatan “Refleksi Bersama: Pulih dan Peduli Pasca Banjir” ini, Kepala SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, Sarlivanti, berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang lebih bijak, penuh empati, serta memiliki kepedulian besar terhadap sesama dan lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bermakna agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara emosional dan sosial.
Penulis: Alimuddin, S.E (Guru IPS SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe)



