
Sekolah Pasca Banjir SD Sukma Bangsa Lhokseumawe: Senyum Merekah, Semangat Kembali!
SD Sukma Bangsa Lhokseumawe memulai kembali aktivitas sekolah pasca banjir pada Kamis, 5 Desember 2025, dengan menggelar kegiatan bertajuk “Senyum Merekah, Semangat Kembali.” Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa bersama para guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah. Momentum ini menjadi penanda kembalinya sekolah sebagai ruang aman bagi anak-anak setelah melewati hari-hari berat akibat musibah banjir yang melanda pada 26 November 2025 yang lalu.
Melalui konsep Funday, sekolah menghadirkan berbagai aktivitas bermain, bergerak, dan berekspresi yang dirancang khusus untuk memulihkan kondisi emosional siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di area sekolah sebagai tempat yang familiar dan menenangkan bagi anak-anak. Tawa, permainan, dan kebersamaan menjadi cara yang dipilih sekolah untuk membantu siswa kembali merasa nyaman, aman, dan percaya diri dalam menjalani rutinitas belajar.

Kepala sekolah SD Sukma Bangsa Lhokseumawe, Munzir, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikososial siswa pasca banjir. Mengapa kegiatan ini penting, karena anak-anak tidak hanya membutuhkan pemulihan fisik, tetapi juga dukungan emosional agar mereka merasa dicintai, diperhatikan, dan tidak sendirian. Kehadiran guru dan teman-teman menjadi penguat bahwa sekolah selalu ada sebagai rumah kedua bagi mereka.
Di balik setiap permainan dan tawa yang tercipta, tersimpan harapan besar agar siswa kembali menemukan kebahagiaan yang sempat tertunda. Melalui kegiatan “Senyum Merekah, Semangat Kembali,” SD Sukma Bangsa Lhokseumawe ingin menegaskan bahwa hari ini adalah milik anak-anak—untuk pulih, bermain, dan melangkah kembali dengan semangat baru, percaya bahwa hari esok selalu membawa cahaya dan harapan.
Penulis: Alimuddin (Guru SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe)



