
Mengenal Darah dan Perannya dalam Kehidupan
Pembelajaran yang bervariasi tentunya dapat memberikan semangat baru bagi siswa. Dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep sistem peredaran darah serta menumbuhkan kesadaran akan peran darah dalam kehidupan, sekolah menyelenggarakan kegiatan pembelajaran dengan menghadirkan guru tamu. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang kontekstual melalui interaksi langsung dengan dokter dan Kepala Laboratorium PMI. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami konsep secara teoretis, tetapi juga mengetahui penerapannya dalam kehidupan nyata. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang darah dan perannya dalam tubuh manusia.
Kegiatan berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII yang dibagi ke dalam dua sesi. Pembelajaran dilaksanakan melalui presentasi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta demonstrasi sederhana terkait darah dan golongan darah. Guru tamu menjelaskan komponenkomponen darah yang terdiri atas plasma darah, sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit beserta fungsi masingmasing. Selain itu, siswa juga memperoleh informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan darah serta manfaat donor darah bagi kehidupan.
Kegiatan ini menghadirkan seorang dokter yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Laboratorium PMI Aceh Utara. Beliau memiliki pengetahuan yang mendalam tentang darah serta pengalaman dalam proses pencarian dan penyediaan stok darah untuk keperluan transfusi. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta keterlibatan aktif siswa dalam diskusi bersama guru tamu. Antusiasme siswa ini juga menjadi motivasi tersendiri bagi narasumber untuk menyampaikan materi dengan lebih menarik dan interaktif.
Dalam pemaparannya, guru tamu menjelaskan fungsi darah sebagai alat transportasi zat makanan, oksigen, hormon, dan sisasisa metabolisme. Selain itu, disampaikan pula materi tentang golongan darah, proses transfusi darah, serta pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial yang dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.
Melalui kegiatan ini, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep sistem peredaran darah dan perannya dalam kehidupan. Siswa juga diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan organorgan peredaran darah melalui pola hidup sehat serta memiliki kepedulian yang lebih tinggi terhadap kegiatan donor darah sebagai bentuk kontribusi positif bagi masyarakat.
Penulis: Rahmatul Hayati, S.Pd., Gr., guru IPA SMPS Sukma Bangsa Lhokseumawe





