
Mengenal Peredaran Darah melalui Data dan Statistika

Pada Kamis, 21 Mei 2026, siswa kelas VIII mengikuti kegiatan Class Project kolaboratif antara mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan tema “Mengenal Peredaran Darah melalui Data dan Statistika.” Kegiatan ini dirancang untuk mengintegrasikan konsep sistem peredaran darah manusia yang dipelajari dalam mata pelajaran IPA dengan keterampilan pengolahan dan penyajian data statistika pada mata pelajaran Matematika. Sebelum proyek dilaksanakan, siswa telah mempelajari kedua materi tersebut di kelas sehingga mereka memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk mengikuti kegiatan secara aktif. Melalui proyek ini, siswa diajak menghubungkan konsepkonsep yang dipelajari dalam dua mata pelajaran berbeda ke dalam pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna.
Untuk memperkaya wawasan peserta didik, sekolah menghadirkan narasumber dari bidang kesehatan, yaitu dr. Shanty Melisa, M.Hd., M.Kes, selaku Kepala Bagian Laboratorium UDD PMI Aceh Utara, yang didampingi oleh analis kesehatan dari Puskesmas Muara Satu. Dalam sesi pemaparan materi, narasumber menjelaskan sistem peredaran darah manusia, fungsi darah bagi tubuh, serta pengenalan berbagai jenis golongan darah. Penjelasan yang disampaikan secara langsung oleh praktisi kesehatan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam sekaligus memahami pentingnya menjaga kesehatan sistem peredaran darah dalam kehidupan seharihari.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka menyimak penjelasan narasumber dengan penuh perhatian dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai sistem peredaran darah maupun golongan darah manusia. Semangat yang sama juga tampak saat pelaksanaan pemeriksaan golongan darah. Siswa berpartisipasi dengan antusias dalam proses pengambilan sampel serta mengamati hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Suasana belajar yang interaktif dan penuh rasa ingin tahu menjadikan kegiatan ini semakin hidup dan menarik bagi seluruh peserta.
Pada mata pelajaran Matematika, siswa diminta mengumpulkan data hasil pemeriksaan golongan darah seluruh peserta kelas. Data tersebut kemudian diolah dan disajikan dalam berbagai bentuk, seperti tabel dan diagram batang, sehingga informasi yang diperoleh dapat dibaca dan dipahami dengan lebih mudah. Selain itu, siswa juga menentukan nilai modus untuk mengetahui golongan darah yang paling banyak dimiliki oleh siswa di kelas. Melalui proses ini, siswa tidak hanya belajar mengolah data, tetapi juga memahami bagaimana statistika dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi nyata yang mereka temui secara langsung.

Melalui kegiatan Class Project ini, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai sistem peredaran darah manusia, tetapi juga mengembangkan kemampuan dalam mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menyajikan data statistika. Pembelajaran kolaboratif antara IPA dan Matematika memberikan pengalaman belajar yang nyata, menarik, dan bermakna, sehingga siswa dapat melihat keterkaitan antara konsep Matematika dengan penerapannya dalam kehidupan seharihari, khususnya di bidang kesehatan. Kegiatan ini menjadi salah satu contoh pembelajaran lintas disiplin yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan siswa menghubungkan teori dengan praktik secara langsung. Diharapkan pengalaman belajar seperti ini dapat terus dikembangkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan nyata.
Penulis: Nurfitria, S.Si., Gr., guru Matematika SMPS Sukma Bangsa Lhokseumawe



