
“Culture Day” Generasi Muda Lestarikan Budaya
Culture Day merupakan salah satu kegiatan menarik yang diadakan di sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe, kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XI SMA dengan tema budaya yang berbedabeda seperti Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Rayeuk, Batak Toba, dan Batak Karo. Setiap budaya yang dipilih memiliki ciri khas yang berbeda, mulai dari pakaian adat, tarian tradisional, bahasa daerah hingga cerita rakyat. Culture Day bukan hanya sekadar kegiatan hiburan tetapi bisa juga menjadi wadah untuk belajar menghargai perbedaan, dan mengenal budaya secara langsung. Pada kegiatan ini siswa dapat mengkreasikan terkait bagaimana cara mereka memperkenalkan suatu budaya dan juga siswa bisa mendapat banyak pembelajaran dari cerita rakyat dan menemukan banyaknya perbedaan antara satu budaya dengan budaya lainnya. Tujuan diadakannya Culture Day adalah memperkenalkan keberagaman budaya kepada siswa, melestarikan budaya daerah, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri serta melatih kreativitas dan kerja sama antarsiswa.
Kegiatan yang dilakukan pada acara Culture Day seperti fashion show pakaian adat, tari tradisional dan drama cerita rakyat. Untuk memenuhi semua kegiatan tersebut siswa kelas XI SMA akan mengambil undian untuk menentukan tema budaya apa pada setiap kelasnya, kemudian dalam waktu beberapa minggu siswa akan menyiapkan berbagai properti yang dibutuhkan di acara nanti dan berlatih untuk penampilan tari dan drama.
Melalui kegiatan Culture Day, siswa bisa memperoleh hiburan sekaligus manfaat seperti dapat membantu menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghargai, yang biasanya hanya belajar melalui buku tetapi pada acara ini siswa bisa menyaksikan langsung tarian dari suatu daerah, permainan adat, dan lainlain. Selain wawasan budaya, siswa juga dapat meningkatkan rasa percaya diri saat menampilkan tari, drama, maupun saat menjelaskan budaya ke penonton.
Kegiatan Culture Day menjadi pengalaman yang mengesankan bagi siswa, karena siswa bisa mendapat banyak pembelajaran seperti makna cerita rakyat dan makna pada warna baju adat dari setiap daerah. Dengan mengikuti kegiatan ini dapat menimbulkan rasa senang dan bangga bisa mengetahui budayabudaya lain karena siswa dapat menemukan banyaknya perbedaan antara satu budaya dengan budaya lainnya, yang membuat itu semua menjadi unik. Banyaknya perbedaan yang muncul bukan berarti menunjukkan adanya kekurangan tetapi menimbulkan pandangan yang unik pada setiap daerah yang ada di Indonesia.
Penulis: Hani Kaiyisah, siswi kelas XI Kovasselva





