
Berbagi Kebahagiaan di Bulan yang Penuh Keberkahan: Buka Puasa Bersama di Langkahan
Para penyintas bencana banjir Aceh pada November 2025 masih bertahan di bawah tenda pengungsian. Meskipun sudah memasuki bulan Ramadan, Masyarakat Buket Linteung, Langkahan, Aceh Utara, tetap menjalankan ibadah puasa sebagaimana mestinya. Tak ada kata pasrah dalam menyambut bulan yang berkah. Mereka tetap berpuasa, sahur dan berbuka puasa dengan lauk seadanya, me-laksanakan tarawih berjamaah di bawah tenda oren berlogo BNPB, dan melakukan amalan mulia lainnya.



Atas nama kemanusiaan dan rasa empati yang sudah ditanam, beberapa guru SD Sukma Bangsa Lhokseumawe menyalurkan bantuan berupa paket makanan dan minuman untuk berbuka puasa kepada Masyarakat Buket Linteung. Bantuan ini berasal dari suntikan dana program 4S (Seminggu Sekali Sedekah Seikhlasnya) yang setiap Jumat disedekahkan oleh siswa SD Sukma Bangsa Lhokseumawe. Kordinasi dengan perangkat desa dan juga relawan pendidikan Yayasan Sukma yang menetap di sana membuat kegiatan ini ber-jalan maksimal.
Tiga ekor kibas dimasak pada Sabtu, 7 Maret 2026. Masyarakat bergotong royong membantu proses masak-memasak dan mendistribusikan nasi, kari kambing, dan air timun yang me-nyegarkan. Antrean sudah mengular dengan rapi dan tertib. Tidak ada warga yang egois. Yang ada hanyalah warga memanggil warga lainnya untuk mendapatkan paket berbuka puasa yang nikmat ini.

Tikar mulai digelar. Masyarakat, relawan, dan guru pun duduk menunggu waktu azan maghrib tiba. Diskusi hangat, obrolan ringan, serta canda tawa anak-anak terdengar sayup-sayup memenuhi langit Langkahan. Buka puasa hari itu terasa sangat nikmat. Rasa kekeluargaan dan empati mulai terus dipupuk kembali. Ikut merasakan dan menghibur korban bencana membuat jiwa kita semakin terisi pula. Semoga tangan-tangan siswa SD yang suka bersedekah dapat menjadi amal jariyah bagi mereka. Semoga Aceh kembali pulih seutuhnya. Semoga.
Penulis: Nura Usrina, S. Pd., Guru Kelas SD Sukma Bangsa Lhokseumawe



