
Sukma Berbagi: Belajar Berbagi, Menumbuhkan Empati
Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa untuk menumbuhkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan kebersamaan. Semangat tersebut turut terasa di lingkungan SD Sukma Bangsa melalui kegiatan Sukma Berbagi. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pembelajaran karakter bagi para siswa, di mana mereka diajak untuk memahami makna berbagi kepada sesama melalui aksi sederhana namun penuh makna.
Sumber utama kegiatan Sukma Berbagi berasal dari sedekah Jumat yang secara rutin dikumpulkan oleh siswa kelas I hingga kelas VI. Setiap hari Jumat, para siswa dengan penuh kesadaran menyisihkan sebagian rezekinya untuk dimasukkan ke dalam kotak sedekah. Kegiatan yang dilakukan secara konsisten ini tidak hanya menjadi kebiasaan baik, tetapi juga sarana pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya berbagi, bersyukur, dan peduli terhadap orang lain yang membutuhkan. Dari kebiasaan kecil yang dilakukan bersama-sama ini, terkumpullah dana yang kemudian dimanfaatkan untuk membantu sesama. Pada tahun ini, dana yang terkumpul berhasil diwujudkan dalam bentuk 17 paket sembako beserta santunan yang diberikan kepada siswa SD Sukma Bangsa yang membutuhkan. Pembagian bantuan tersebut di-laksanakan pada tanggal 10 Maret 2026, bertepatan dengan penutupan rangkaian kegiatan Ramadan Village di sekolah. Momen pembagian ini menjadi salah satu bagian yang paling menyentuh dalam rangkaian kegiatan Ramadan, karena menghadirkan suasana kebersamaan dan kepedulian di antara warga sekolah. Para siswa belajar bahwa dari kebiasaan sederhana seperti bersedekah setiap Jumat, mereka dapat mem-berikan manfaat yang nyata bagi teman-teman mereka sendiri.

Tidak hanya berbagi di lingkungan sekolah, semangat kepedulian dalam program Sukma Berbagi juga menjangkau masyarakat yang lebih luas. Pada hari Sabtu, 8 Maret 2026, tim dari Sukma Bangsa ber-kesempatan mengunjungi pengungsian di daerah Langkahan. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan para pengungsi yang tengah menghadapi masa sulit. Dalam suasana yang penuh kehangatan, kegiatan dilakukan dengan me-masak kambing bersama dan menikmati hidangan berbuka puasa bersama para pengungsi. Kegiatan berbuka puasa bersama di pengungsian tersebut menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan. Tawa, cerita, dan rasa syukur bercampur dalam satu momen yang sederhana namun sangat bermakna. Kehadiran tim Sukma Bangsa di tengah para pengungsi diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan moral, sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat hadir dalam berbagai bentuk.

Melalui kegiatan Sukma Berbagi, para siswa tidak hanya belajar tentang konsep sedekah secara teori, tetapi juga melihat bagaimana sedekah tersebut dapat memberi dampak nyata bagi orang lain. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam me-nanamkan nilai empati, kepedulian sosial, dan rasa syukur sejak usia dini. Harapannya, pengalaman berbagi ini dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk terus menebarkan kebaikan di mana pun mereka berada.
Penulis: Claudia Masyithah, S.Pd., guru kelas SDS Sukma Bangsa Lhokseumawe



