
Hari Kedua Ramadan Village: Kebersamaan Membuat Parsel
Bersama memanfaatkan momentum Ramadan untuk menumbuhkan iman, pengetahuan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di lingkungan Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe. Ramadan Village merupakan kegiatan kebersamaan di sekolah yang mengajak seluruh siswa untuk belajar berbagi serta me-numbuhkan nilai-nilai kebaikan seperti kepedulian, empati, dan kebersamaan. Seluruh siswa, baik muslim maupun nonmuslim, diundang untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan inspiratif yang dirancang untuk mempererat persahabatan dan memperkaya pengalaman belajar bersama.

Pada kesempatan ini, saya akan menceritakan kegiatan hari kedua Ramadan Village yang dilaksanakan pada 9 Maret 2026. Di pagi yang indah, kami bersiap menuju sekolah dengan pakaian yang rapi, sopan, dan bersih. Sesampainya di sekolah, kami menuju musala untuk melakukan absensi, kemudian melaksanakan tadarus Al-Quran dengan penuh semangat dan hati yang tenang, meskipun terdapat sedikit gangguan seperti suara berisik di sekitar.
Setelah kegiatan tadarus, kami melaksanakan salat Duha berjamaah di musala. Selanjutnya, guru menjelaskan kegiatan berikutnya, yaitu membuat parsel. Kami diminta membawa berbagai bahan seperti kardus, pita, kertas kado, lem, double tape, dan gunting. Setiap kelompok mendapatkan sembako untuk disusun menjadi parsel, lalu kami membagi tugas, seperti membuat pita, menggunting kardus, dan menyusun isi parsel secara bersama-sama.
Pada kesempatan ini, saya akan menceritakan kegiatan hari kedua Ramadan Village yang dilaksanakan pada 9 Maret 2026. Di pagi yang indah, kami bersiap menuju sekolah dengan pakaian yang rapi, sopan, dan bersih. Sesampainya di sekolah, kami menuju musala untuk melakukan absensi, kemudian melaksanakan tadarus Al-Quran dengan penuh semangat dan hati yang tenang, meskipun terdapat sedikit gangguan seperti suara berisik di sekitar.
Setelah kegiatan tadarus, kami melaksanakan salat Duha berjamaah di musala. Selanjutnya, guru menjelaskan kegiatan berikutnya, yaitu membuat parsel. Kami diminta membawa berbagai bahan seperti kardus, pita, kertas kado, lem, double tape, dan gunting. Setiap kelompok mendapatkan sembako untuk disusun menjadi parsel, lalu kami membagi tugas, seperti membuat pita, menggunting kardus, dan menyusun isi parsel secara bersama-sama.
Kegiatan ini memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan kebersamaan, mempererat hubungan antar teman, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian. Kami juga belajar bahwa membuat parsel tidaklah sulit atau mahal karena dapat menggunakan bahan-bahan sederhana. Melalui kerja sama dalam kelompok, kami menjadi lebih dekat satu sama lain. Setelah selesai membuat parsel, kami melaksanakan salat Zuhur berjamaah di masjid, kemudian pulang ke rumah dengan perasaan senang dan penuh makna.
Penulis: Muhammad Aqsha Rizkiansyah, siswa kelas XI Alster



