
MAA Kota Lhokseumawe Saweu Sikula: Menumbuhkan Kecintaan Siswa SMP Sukma Bangsa Terhadap Nilai Sejarah Samudera Pasai
Lhokseumawe – SMP Swasta Sukma Bangsa Lhokseumawe menerima kunjungan Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe dalam kegiatan Saweu Sikula pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 09.00–11.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di perpustakaan sekolah tersebut dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VII ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta didik terhadap sejarah, adat, dan budaya Aceh, khususnya nilai-nilai yang diwariskan oleh Kesultanan Samudera Pasai.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Azwar Anas selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Abrar. Kemudian, kepala SMP Swasta Sukma Bangsa Lhokseumawe, Siti Sarayulis, menyampaikan sambutan dan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan MAA Kota Lhokseumawe serta mengapresiasi pelaksanaan program Saweu Sikula sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah sejak dini.

Ketua MAA Kota Lhokseumawe, H. Saifuddin Saleh, S.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga serta melestarikan adat istiadat Aceh. Menurutnya, sekolah menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Aceh. Pemateri utama, yaituTgk. Akhyar Amnar, S.Pd.I., M.Pd., Anggota Bidang Pusaka Adat MAA Kota Lhokseumawe, mengusung tema “Iktibar Sejarah Samudera Pasai”. Dalam pemaparannya, beliau mengajak para siswa memahami perjalanan sejarah Kesultanan Samudera Pasai sebagai kerajaan Islam pertama di Nusantara sekaligus mengambil hikmah dari nilai kepemimpinan, keilmuan, dan peradaban yang berkembang pada masa tersebut.
Antusiasme peserta terlihat pada sesi tanya jawab yang dipandu oleh Wakil Ketua MAA Kota Lhokseumawe, H. M. Amin Mahmud, S.E.. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai sejarah Samudera Pasai dan kaitannya dengan kehidupan masyarakat Aceh saat ini. beberapa pertanyaan yang muncul adalah siapakah Marcopolo dan adakah hubungan nama Universitas Malikussaleh dengan kerajaan Malikussaleh. Penjelasan yang rinci untuk menjawab rasa penasaran para siswa ini membuat kegiatan menjadi sangat menarik.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa oleh Tgk. Akhyar Amnar, S.Pd.I., M.Pd., dilanjutkan penyerahan piagam penghargaan dari Ketua MAA Kota Lhokseumawe kepada Kepala SMP Swasta Sukma Bangsa Lhokseumawe sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dalam menyukseskan program Saweu Sikula. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan rombongan. Melalui kegiatan Saweu Sikula ini, diharapkan para siswa semakin mengenal sejarah daerahnya, memiliki rasa bangga terhadap warisan budaya Aceh, serta terdorong untuk terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat sebagai bagian dari identitas bangsa.
Penulis: Siti Sarayulis, S.I.Kom., M.A.



