
Sesi Refleksi Guru: “Mengajar dengan Hati, Menginspirasi Sepanjang Hari”
Seminar penguatan bagi seluruh warga sekolah yang dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026, pukul 14.10–16.00 WIB berlangsung dengan penuh makna dan khidmat. Kegiatan ini diikuti oleh guru dari jenjang SD, SMP, dan SMA, serta melibatkan unit pendukung seperti pustakawan, tim Pusdatin, dan tenaga Tata Usaha. Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan bahwa proses pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang saling terhubung.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang refleksi yang menekankan pentingnya penguatan spiritual saat menjalani peran di lingkungan pendidikan. Suasana yang terbangun tidak hanya menghadirkan pemahaman baru, tetapi juga mengajak peserta untuk kembali menyelami makna dari pekerjaan yang dijalani sehari-hari. Setiap individu diajak untuk menyadari bahwa kontribusi sekecil apa pun memiliki nilai penting bagi tumbuh kembang siswa.
Hadir sebagai narasumber, Drs. Mursyid Yahya, M.Pd. membagikan pengalaman panjangnya sebagai pendidik, birokrat, dan tokoh masyarakat. Pe-nyampaian yang hangat dan penuh ketulusan menjadikan sesi ini terasa dekat dengan realitas para peserta. Berbagai kisah yang disampaikan membuka ruang perenungan yang mendalam tentang arti menjadi bagian dari dunia pendidikan.

Paparan narasumber mengangkat kembali filosofi Ki Hajar Dewantara sebagai dasar menjalankan peran di lingkungan sekolah. Nilai keteladanan, semangat membangun, dan dorongan yang diberikan dari berbagai posisi menjadi pengingat bahwa setiap peran memiliki arti penting. Pemahaman tersebut diperkaya dengan konsep perkembangan belajar yang menekankan keseimbangan antara aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
Sesi diskusi turut menghadirkan berbagai pertanyaan reflektif dari peserta, mulai dari menjaga profesionalitas saat menghadapi persoalan pribadi hingga menyikapi tantangan perilaku siswa masa kini. Narasumber menanggapi dengan pendekatan yang bijaksana, menekankan pentingnya pengelolaan diri, empati, serta kolaborasi antarseluruh unsur sekolah guna menciptakan lingkungan yang sehat dan saling mendukung.

Kegiatan ini ditutup dengan suasana yang penuh kesan mendalam. Pengalaman dan refleksi yang dibagikan mampu menggugah kembali kesadaran akan makna bekerja di dunia pendidikan. Semangat untuk terus berkontribusi tumbuh kembali, tidak hanya sebagai bagian dari rutinitas, tetapi sebagai panggilan untuk menghadirkan kebaikan dan kebermanfaatan bagi setiap siswa yang didampingi.
Penulis: Aulia Denisa Putri, S.Psi., Konselor Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe



