
BELAJAR AKIKAH DAN QURBAN
Suasana Perpustakaan Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe tampak berbeda pada Rabu, 11 Februari 2026. Ruang yang biasanya menjadi pusat literasi itu berubah menjadi ruang diskusi ilmiah yang hangat dan interaktif dalam kegiatan Guest Teacher untuk siswa kelas IX.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber istimewa, Tgk. H. Sufian Suri, Lc., MA, Ph.D, seorang dosen di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe yang dikenal memiliki keahlian di bidang penyembelihan hewan serta aktif berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di masyarakat. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri dalam pembelajaran materi Akikah dan Qurban yang tengah dipelajari siswa.

Kegiatan dibagi dalam beberapa sesi yang tersusun sistematis dan menarik. Pada sesi perkenalan, Tgk. Sufian Suri menyapa siswa dengan hangat serta berbagi pengalaman akademik dan praktiknya di lapangan. Siswa tampak antusias mendengarkan kisah beliau yang tidak hanya teoritis, tetapi juga berbasis pengalaman nyata.
Memasuki sesi penyampaian materi, beliau menjelaskan secara komprehensif tentang hukum, ketentuan, hikmah, serta perbedaan antara akikah dan qurban. Penjelasan yang lugas dan kontekstual membuat siswa lebih mudah memahami konsep syariat sekaligus nilai sosial di balik ibadah tersebut.
Kegiatan semakin menarik saat pemutaran video dokumentasi yang menampilkan rekaman beliau ketika melakukan penyembelihan hewan sesuai syariat. Tayangan tersebut memberikan gambaran nyata tentang praktik penyembelihan yang benar, mulai dari persiapan hingga proses pelaksanaan.
Tidak berhenti pada teori, siswa juga mengikuti praktik sederhana bersama narasumber sebagai bentuk penguatan pemahaman. Interaksi dua arah pun terbangun dengan sangat baik. Pada sesi tanya jawab, siswa aktif mengajukan pertanyaan kritis seputar teknis penyembelihan, syarat hewan qurban, hingga pelaksanaan akikah di masyarakat.
Menariknya, diskusi tidak hanya melibatkan siswa. Ibu Erna selaku Kepala Pustakawan turut berpartisipasi aktif dengan mengajukan pertanyaan terkait praktik akikah dan qurban dalam konteks kekinian, sehingga diskusi menjadi semakin hidup dan mendalam.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi penyampaian kesimpulan oleh siswa, yang menunjukkan bahwa mereka mampu menangkap inti materi dengan baik. Guru mata pelajaran, Hidayatul Fitri, turut memberikan refleksi akhir sekaligus apresiasi atas antusiasme siswa. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan dan momen berharga hari itu.
Kegiatan Guest Teacher ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sekolah dan akademisi mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, aplikatif, dan bermakna. Perpustakaan bukan hanya ruang membaca, tetapi juga ruang bertumbuh dan berbagi inspirasi.
Penulis: Hidayatul Fitri, S.Pd., guru PAI SMP Sukma Bangsa Lhokseumawe
Tag:akikah, Guest Teacher, kurban, SMP_SukmaBangsa



