
Siswa Nonmuslim Sukma Bangsa Lhokseumawe Tetap Produktif Selama Ramadan Village
Dalam rangka mengisi kegiatan selama Ramadan Village, sekolah melaksanakan kegiatan produktif yang bermanfaat bagi siswa nonmuslim. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari sesuai dengan jadwal Ramadan Village. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengalaman belajar yang berbeda kepada siswa nonmuslim khususnya, tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, kreativitas, dan cara berpikir yang lebih positif. Setiap harinya, siswa mengikuti kegiatan yang berbeda dengan tema yang menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Hari pertama kegiatan (06/3/2026), siswa nonmuslim mengikuti sesi refleksi yang membahas topik overthinking. Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami apa itu overthinking, penyebabnya, dan cara mengatasinya agar tidak berdampak buruk pada mental siswa. Setelah sesi refleksi, siswa diminta membuat mind mapping “Aku di 5 Tahun ke Depan.” Dengan begitu, siswa mampu mengenal lebih dekat perasaan mereka untuk akhirnya mampu mengelola pikirannya dengan lebih baik.

Kemudian, hari kedua kegiatan (09/3/2026) ialah diskusi interaktif terkait “Masalah Sosial di Lingkungan Sekitar”. Dalam topik ini, salah satunya masalah sosial yang populer ialah body shaming. Lebih lanjut, siswa berdiskusi mengenai dampak dari body shaming dan belajar tentang pentingnya saling menghargai.
Tidak hanya itu, siswa juga diminta membuat poster yang berkaitan dengan topik tersebut. Poster yang dibuat berisi pesan-pesan positif untuk mengajak orang lain agar menghentikan perilaku body shaming.

Selanjutnya, di hari terakhir (10/3/2026), siswa diajak untuk mempelajari tokoh-tokoh inspiratif dunia. Dalam kegiatan ini, siswa dikenalkan dengan beberapa tokoh yang memiliki pengaruh besar dan menginspirasi banyak orang. Hal ini dilakukan agar siswa dapat mengetahui kisah perjuangan dan nilai-nilai positif yang dimiliki oleh tokoh-tokoh tersebut.
Kegiatan Ramadan Village bagi siswa nonmuslim di Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe merupakan kegiatan yang kaya akan makna dan nilai. Siswa dilatih untuk tetap produktif dengan berbagai kegiatan yang menarik dan edukatif. Melalui kegiatan selama tiga hari tersebut, diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman belajar lebih dan bisa menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Penulis: Samantha Jorenta, siswi kelas VII Bougainvillea Glabra



