
Seni Menghias Payung Tradisional
Lhokseumawe, Januari 2025 – Siswa kelas IX SMP Sukma Bangsa Lhokseumawe berhasil menyelesaikan proyek seni menghias payung tradisional dengan penuh kreativitas dan dedikasi. Proyek ini berlangsung selama delapan hari, dimulai pada 9 Januari 2025 dan selesai pada 17 Januari 2025. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dalam pembelajaran Seni Budaya di kelas, dengan bimbingan langsung dari Ibu Febriyanti, S.Pd., selaku guru seni dan penanggung jawab proyek.

Dalam prosesnya, siswa menghias payung secara manual dengan menambahkan berbagai ornamen seperti manik-manik, pita, dan elemen dekoratif lainnya. Menurut Farez, salah satu siswa kelas IX, proyek ini membutuhkan kesabaran dan ketelitian, namun tetap memberikan pengalaman yang menyenangkan. “Kami belajar banyak hal dari proyek ini, tidak hanya teknik menghias, tetapi juga pentingnya kerja sama dalam tim,” ujarnya.
Hasil akhir berupa payung tradisional yang dihias dengan indah kemudian dipamerkan dalam acara sekolah pada Rabu, 22 Januari 2025. Pameran ini menjadi wadah apresiasi terhadap kreativitas siswa serta media untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada seluruh komunitas sekolah.

Kepala Sekolah SMP Sukma Bangsa Lhokseumawe, Siti Sarayulis, S. I. Kom., M.A., menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya lokal sekaligus mendorong kreativitas mereka. “Karya seni ini bukan hanya simbol keindahan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap warisan budaya kita,” tutupnya.
Penulis: Farezna Mimbar (Siswa kelas IX Giza)



