
TASMI’ : PERSEMBAHAN CINTA UNTUK AL-QUR’AN
Kegiatan tasmi’ Al-Quran merupakan salah satu program pembinaan keagamaan sekolah dalam rangka menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Quran, melatih keberanian, serta menguatkan hafalan yang telah di pelajari. Di SD Sukma Bangsa Lhokseumawe, kegiatan tasmi’ ini sudah berjalan tahun kedua yaitu di tahun ajaran 2024-2025 dan hingga sekarang tahun 2026-2027.
Peserta kegiatan tasmi’ ini berasal dari siswa yang memilih ekstrakurikuler Tahfidz di setiap hari Selasa dan Rabu siang, dari pukul 14.10 hingga 16.00 sore. Kelas Tahfidz adalah kelas intensif siswa untuk mempelajari bacaan Quran, hukum bacaan serta setoran hafalan secara berkala kepada ustadz pembimbing yang ahli di bidangnya.

Tahun kedua ini, tasmi’ Al-Quran diselenggarakan di ruang multimedia SD, dan diikuti oleh 8 siswa yang berasal dari kelas VI dan kelas II SD. Alhamdulillah, peserta bertambah daripada tahun pertama. Siswa menampilkan hafalan Juz 30 dan Juz 29 dengan tertib dan khidmat serta disimak langsung oleh ustad pembimbing kelas Tahfidz yaitu ustad Rizki Aulia dan ustad Muhammad Ali Imran. Kegiatan ini ikut dihadiri dan disaksikan oleh seluruh peserta kelas Tahfidz, orang tua siswa tasmi’ dan beberapa guru panitia yang sudah mempersiapkan segala kebutuhan sejak awal acara.
Setiap peserta tampil secara bergiliran untuk memperdengarkan hafalan juz 30 dan Juz 29 di hadapan penguji dan hadirin, lengkap dengan memakai badge peserta tasmi’ dan berbusana muslim muslimah. Penilaian dilakukan oleh guru Tahfidz berdasarkan aspek yang diuji, yaitu kelancaran, tajwid dan makharijul huruf serta adab dalam membaca Al-Quran. Pada tahun ini sebanyak 8 siswa mengikuti kegiatan tasmi, mereka bernama Teuku Raziq Hanan, Aisyah Dzakiya, Faiza Afifa, Muhammad Fatihul Haqqi, Teuku Muhammad Tsaqiib, Farah Aqilah, Muhammad Azzahidi, dan Muhammad Farrelluthfan.
Setiap lantunan ayat yang dibacakan menghadirkan suasana haru dan kebanggaan, terutama bagi orang tua yang menyaksikan secara langsung perkembangan putra-putrinya. Terutama saat Ananda selesai tampil dan bersalaman dengan orang tuanya, saling memeluk dan saling mendoakan. Tampak setiap orang tua tersenyum dengan mata berkacakaca sambil mengucap syukur kepada Allah SWT.
Kegiatan tasmi’ Quran tidak hanya menjadi ajang evaluasi hafalan, tetapi juga sarana membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan istiqamah dalam menghafal. Diharapkan melalui program ini, semangat muraja’ah dan menjaga hafalan terus tumbuh dalam diri siswa, sehingga Al-Quran tidak hanya dihafal, tetapi juga dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan nyata sehari-hari.
Momen ini menjadi salah satu bukti nyata hasil kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua dalam mendidik anak mencintai Al-Quran sejak dini. Harapannya, ke depan peserta tasmi’ Quran akan semakin meningkat agar semakin ramai siswa yang berlomba-lomba dalam kebaikan ini lewat hafalan Quran. Barakallahufikum.
Penulis: Amna Wati, S.Pd.I, guru kelas SD Sukma Bangsa Lhokseumawe



