
Belajar Berdemokrasi Melalui Pemilihan Ketua OSIS
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS tahun ini ber-langsung jauh lebih kompetitif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Suasana sekolah dipenuhi oleh siswa yang antusias sekaligus tegang, bahkan para pasangan calon tampak lebih gugup dibandingkan para pendukungnya. Poster-poster kampanye terpasang di berbagai sudut sekolah, spanduk besar menghiasi area sekolah, serta yel-yel dukungan terdengar riuh di mana-mana. Semua itu membuat suasana pemilihan terasa hidup dan sarat dengan semangat persaingan di antara tiga pasangan calon yang masing-masing memiliki karakter serta ke-unggulan tersendiri. Hal ini terlihat jelas saat sesi debat, ketika setiap paslon mampu menyampaikan visi dan mi-si secara menarik dan meyakinkan.

Debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS diawali dengan sambutan dari kepala sekolah yang menekankan pen-tingnya kegiatan pemilihan sebagai bagian dari pembelajaran demokrasi bagi siswa. Selanjutnya, masing-masing pasangan calon diminta menjawab pertanyaan dari pembina OSIS, termasuk beberapa studi kasus untuk menguji pemahaman mereka terhadap visi dan misi yang telah disusun. Selain itu, para paslon juga diberi kesempatan un-tuk saling mengajukan pertanyaan, sehingga jalannya debat menjadi lebih dinamis dan menunjukkan kesiapan setiap calon.
Pada hari berikutnya, seluruh siswa mengikuti proses pemungutan suara untuk menentukan pasangan calon yang dianggap paling layak memimpin OSIS. Pencoblosan dilakukan secara bergantian di sela-sela kegiatan belajar mengajar. Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi, karena semua ikut berpartisipasi dalam menggunakan hak pilihnya. Penghitungan suara dilaksanakan pada siang hari di hari yang sama, dan para siswa menantikan ha-silnya dengan penuh perhatian. Meskipun suasana cukup ramai akibat dukungan dari masing-masing kelompok, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan tertib dan menjadi pengalaman demokrasi yang positif bagi seluruh wa-rga sekolah. Hasil pemilihan yang menunjukkan selisih suara sangat tipis antar paslon menandakan bahwa selu-ruh warga SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe telah berpartisipasi dalam praktik demokrasi sekolah secara sehat dan bertanggung jawab.
Penulis: Fakhry Zhafran Hawari, siswa kelas XI Kovasselva
Tag:OSISSMA, PemilihanOSIS, PemimpinMuda



